Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 Tahun 2024 di Pendopo K.R.T Sosrokoesoemo pada Senin (11/11/2024).
Acara tersebut dibuka dengan penampilan tarian tradisional Grojogan Sedudo yang memukau para undangan. Hadir dalam kegiatan ini Pj Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna, didampingi oleh Sekretaris Daerah Nganjuk, Pj Ketua TP PKK, staf ahli Bupati, para asisten, camat, kepala OPD se-Kabupaten Nganjuk, anggota TP PKK, Ketua TP PKK Kecamatan, Direktur Bank Jatim Cabang Nganjuk, Ketua Baznas, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Nganjuk menyampaikan ucapan selamat memperingati BBGRM ke-XXI dan HKG PKK ke-52. Ia memaparkan bahwa pada triwulan II, Kabupaten Nganjuk mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,95 persen, menempatkannya di peringkat kelima se-Jawa Timur.
"Hal ini mencerminkan semangat dan kebangkitan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ini harus kita manfaatkan dengan program-program yang wajib diemban oleh pemerintah daerah dan ibu-ibu Tim Penggerak PKK," ujar Sri Handoko Taruna.

Pj Bupati juga menegaskan pentingnya ketahanan pangan, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden RI. Kabupaten Nganjuk telah menggerakkan para petani untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan ketahanan pangan. Ia menyebut, “Bersama PKK dan masyarakat, kami berupaya mendorong potensi wilayah agar masing-masing daerah memiliki minimal satu atau dua tanaman unggulan untuk ketahanan pangan. ”Contohnya, wilayah Sawahan dengan tanaman cengkeh dan Ngluyu yang diarahkan untuk menanam sukun guna menyerap air,” tukasnya.
Harapannya tanaman-tanaman itu nantinya bisa menjadi potensi masing-masing wilayahnya. Tentunya dengan sinergi dengan PKK dan juga masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nganjuk.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas PMD, Puguh Harnoto, menyampaikan bahwa peringatan Puncak BBGRM XXI dan HKG ke 52 tahun 2024 ini sengaja menampilkan stand bazar UMKM didalamnya untuk meningkatkan dan membangkitkan peran UMKM dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan berdasarkan semangat kebersamaan dan kegotong-royongan dengan jaminan utama peran lembaga kemasyarakatan. Mewujudkan peranan tim penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah dan strategis dalam mendukung terlaksananya program pemerintah yang sinergi dengan 10 program pokok PKK,” sampainya.
Sasarannya terwujudnya persatuan dan kesatuan partisipasi gotong-royong masyarakat dalam pembangunan dan pemberdayaan serta meningkatnya peran lembaga kemasyarakatan, terlaksananya 10 program pokok PKK dan terwujudnya keluarga sejahtera meningkatnya peran lembaga masyarakat.