Bertempat di Ruang Rapat Anjuk Ladang, (04/10/24) Pj. Bupati Nganjuk Sri Handoko Taruna, S.STP, M.Si menerima kunjungan kerja rombongan Pemerintah Kab. Barito Selatan, Kalteng yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Barito Selatan DR. Deddy Winarwan, M.Si, CRGP, CGCAE.
Tampak ikut mendampingi Sekda Kab. Barito Selatan Edy Purwanto, dan Asisten 1 Setda Barito Selatan Yoga P. Utomo. Pj. Bupati Barito Selatan dalam kunjungannya juga didampingi para kepala OPD di lingkup Pemkab. Barito Selatan. Sebaliknya sebagai tuan rumah, Pj. Bupati Nganjuk juga didampingi para kepala OPD dan staff Ahli Bupati.
Dalam sambutannya, Pj. Bupati DR. Deddy Winarwan, M.Si, CRGP, CGCAE tampak antusias tiba di Kab. Nganjuk. Mengutaran maksud dan tujuannya, Pemkab Barito Selatan ingin menjajaki kerjasama perdagangan dan SDA, terlebih sektor pertanian.

“Kita punya banyak potensi diantaranya : rotan, karet, kopi, kakao, kelapa sawit, jagung, nanas parigi, perikanan dan purun ( mendong). Ijinkan kami ingin belajar menanam bawang merah, yang nantinya ingin kami kembangkan di tanah kami. Karena kami tahu potensi bawang merah sangat luar biasa di Kab. Nganjuk ini. Kami juga punya potensi anggrek hitam, bibit-bibit perikanan unggul yang bisa kita tukar dengan komoditas di Nganjuk ini.“ jelas Pj. Bupati Barito Selatan.
Gayung bersambut, Pj. Bupati Nganjuk juga langsung menginstruksikan para kepala OPD yang hadir untuk menjalin komunikasi dengan Pemkab Barito Selatan yang saat itu hadir di Nganjuk, untuk berbicara teknis lanjutan.

Acara kemudian berlanjut dengan penandatanganan kerjasama antar dua kabupaten, dan ditutup dengan saling bertukar cinderamata asli dari daerah masing-masing. Pj. Bupati Barito Selatan Selatan menyerahkan cinderamata lambang daerah Barito Selatan, batik Asli Barito Selatan bermotif anggrek hitam, makanan khas, serta tak lupa tanaman khas Anggrek Hitam. Pj. Bupati Nganjuk juga sudah mempersiapakan cinderamata miniature Jaya Stamba, Batik Anjuk Ladang, makanan olahan bawang merah dan tentunya cinderamata Wayang Kayu Anjuk Ladang.