Pada awalnya menurut cerita orang-orang terdahulu nama desa bulu adalah terdapatnya dua pohon bolu yang sangat besar dan desa bulu sendiri memiliki dua dusun yaitu dusun tawing dan dusun kalianjog. Yang dimana dusun tawingg tersebut di bagi menjadi tiga dukuhan antara lain : dukuh tawing sendiri, dukuh bulu dan dukuh bedug.dusun tawing memiliki sejarah dimana dahulu terdapat hewan luwing yang sangat banyak sehingga masyarakat menamai dusun dengan nama tawing,begitu juga dengan dukuh bedug yang memiliki sejarah dimana waktu perang melawan belanda tanah yang di injak itu mbet/berlumpur dan saat siang hari maka masyarakat menamai dukuh tersebut dengan nama bedug.sedangkang dusun kalianjog memiliki arti jalan yang diakhiri/dikelilingi sungai maka orang-orang dahulu menyimpulkan dengan nama kalianjog.
Adapun pemimpin seterusnya yang menjabat di Desa Bulu adalah:
SAIMIN 1936 s/d 1946 TIRTODIKORO 1946 s/d 1957 SUHARSONO 1957 s/d 1990 KUSNI 1990 s/d 2006 HADI PRAYITNO 2006 s/d 2019 AGUS SUWANTO 2019 s/d SEKARANG