Sejarah Desa Balongrejo
Pada awalnya menurut cerita orang-orang terdahulu nama Desa Balongrejo adalah merupakan gabungan dari kedua nama dusun yang ada di Desa Balongrejo yakni Dusun Tanggungan dan Dusun Balongan Yang mana masih menjadi pertanyaan dan menarik untuk digali lebih lanjut adalah Asal-Usul Kota Nganjuk berasal dari Desa Balongrejo ini terutama di Dusun Tanggungan.
Menurut sumber-sumber yang sempat dihimpun,dahulu penduduk dusun Tanggungan ini konon sudah ada sejak Zaman kerajaan Mpu Sindok, yang mana penduduk dusun ini pernah membantu perjuangan Mpu Sindok dalam peperangan melawan tentara melayu dari Kerajaan Sriwijaya, dan berhasil mengalahkannya. Sehingga dusun ini di anugrahi sebagai Tanah Perdikan yaitu Pembebasan dari Pajak Kerajaan karena jasa dari penduduknya yang telah berhasil membantu Mpu Sindok berperang melawan tentara Melayu Sriwijaya. Dan kemudian Dusun ini diberi nama Anjuk Ladang.
Adapun nama-nama Kepala Desa yang pernah menjabat hingga sekarang adalah sebagai berikut :
Demikian asal usul Pemerintahan Desa Balongrejo.
Secara geografis Desa Balongrejo terletak pada ketinggian desa ini adalah berupa daratan rendah yaitu sekitar 156 m di atas permukaan air laut. Berdasarkan data BPS kabupaten Nganjuk tahun 2015, selama tahun 2015 curah hujan di Desa Berbek rata-rata mencapai 213,40 mm. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga mencapai 194.30 mm.
Batas – batas desa meliputi :
|
No |
Uraian |
Desa |
|
1 |
Sebelah Utara |
Kel. Jatirejo |
|
2 |
Sebelah Barat |
Ds. Sonopatik |
|
3 |
Sebelah Selatan |
Ds. Patranrejo |
|
4 |
Sebelah Timur |
Ds. Gejagan dan Ds. Mungkung |
Jarak tempuh Desa Balongrejo ke ibu kota kecamatan ( Kec. Berbek ) adalah ± 5 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit dengan kendaraan bermontor. Sedangkan jarak tempuh ke ibu kota kabupaten adalah ± 5,5 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar ± 20 jam.