Jangan Panik,Tenang dan Waspada.Mas Novi Gelar Konferensi Pers Perkembangan Covid19 di Kab.Nganjuk


 2020-04-02 |  Root

Bertempat di Pringgitan Pemkab Nganjuk, Rabu malam (01/04/2020). Pemerintah Kabupaten Nganjuk menggelar konferensi pers terkait perkembangan Virus Corona (Covid – 19).

Pemkab Nganjuk memastikan 4 orang warganya terkonfirmasi positif terpapar virus Corona (Covid-19).

Dalam konferensi pers Bupati Nganjuk, H. Novi Rahman Hidhayat, S.Sos, M.M mengatakan, kepastian ini diketahui setelah Pemkab Nganjuk menerima hasil tes swab 4 orang yang sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Empat orang yang berstatus PDP yaitu, 2 orang adalah panitia Penyelenggara Ibadah Haji Indonesia (PPIH) dan 2 orang adalah Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), “ ujar Mas Novi, sapaan akrab Bupati Nganjuk.

Selain itu, Mas Novi menjelaskan, pada hari ini dari hasil pemeriksaan swab yang kami terima terhadap 4 orang itu, didapatkan hasil 4 orang ini dinyatakan positif covid-19.

“ Keempatnya diduga terpapar Covid-19 saat mengikuti pelatihan pembekalan haji pada tanggal 13 hingga 18 Maret 2020 di Kota Surabaya beberapa waktu lalu. Di mana dalam kegiatan tersebut salah satu narasumbernya positif Covid-19.“ jelas Mas Novi.

“ Maka 4 orang tersebut diisolasi di RSUD Nganjuk, untuk keluarga yang kontak dilakukan screening ulang, pemeriksaaan rapid test, melakukan isolasi mandiri di rumah, “ terangnya

Setelah mengetahui hasil positif dari keempat warga tersebut, Pemkab Nganjuk mengambil langkah untuk meningkatan sarana dan prasarana kesehatan di Kab.Nganjuk

Pemerintah Kabupaten Nganjuk mengalokasikan anggaran biaya tidak terduga untuk penanganan covid-19 di Kab.Nganjuk

Adapun 4 orang warga tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Patianrowo, Kecamatan Baron, Kecamatan Gondang dan Kecamatan Prambon.

Bupati Novi juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Nganjuk “Jangan panik, tetap tenang dan waspada. Pemerintah Daerah bersama jajaran terkait forkopimda secara serius  bahu membahu melakukan penanganan melakukan pengobatan oleh dinas terkait”.pungkasnya

“Terimakasih atas kerjasamanya untuk seluruh stakeholder”. Ujar Mas Novi